AL FATIHAH
9:15 PM | 0 Comments
I am a magnet
The secret, The Law of Attraction, Quantum Ikhlas and others
semuanya membahas ide yang sama bahwa ,kita, manusia, adalah magnet hidup yang sebenarnya. Magnet yang menarik semua hal; terbaik yang kita inginkan maupun hal terburuk yang kita benci.
Erbe Sentanu dalam bukunya 'Quantum Ikhlas' menyatakan bahwa hampir semua waktu yang kita miliki kita pergunakan untuk berbicara. Ya, berbicara.
Kita terbiasa berbicara pada diri kita sendiri tanpa kita sadari.
Now, Let's get a pause for a few moment and think.
Did you really 'talk' to yourself?
Jawabannya hampir pasti iya, karena jika tidak berarti anda dalam fase trance dimana anda tidak bisa merasakan apa yang anda perbuat atau pikirkan.
Pikiran kita adalah suara kita
8:57 PM | 0 Comments
P.S. Merpati Putih
Merpati Putih = Mersudi Patitising Tindak Pusakaning Hening
Maksudnya ...
(.... ???! I forgot. I'm sorry. Anyone can help me? ada yang bisa bantu?)
Perguruan Silat Merpati Putih adalah Perguruan Silat pertama yang saya geluti ketika masih kuliah di salah satu Universitas di Propinsi Bengkulu Enam tahun yang lalu.
Saya tertarik untuk masuk ketika pada awal Orientasi Mahasaiswa Mas-mas dan Mbak-mbak (di P.S. Merpati Putih angggota di panggil dengan sebutan mas atau mbak) anggota senior melakukakan aksi demo. Yang menarik perhatian saya bukanlah demo mematahkan balok es ataupun mematahkan besi dragon, namun ketika diperagakan jurus-jurus atau gerakan yang menurut saya sangat indah dan memiliki nilai seni. Gerakan seperti air mengalir, lancar dan seperti penari yang bergerak gemulai namun disana tersimpan tenaga yang sangat kuat jika seandainya tepat mengena sasaran.
Sebelumnya saya pernah mempelajari pencak silat yang dalam bahasa daerahnya disebut dengan 'silek dusun' atau 'silek jang' atau lebih dikenal dengan 'sterlat'.
Gerakan yang saya pelajari dan diajarkan sifatnya langsung, tepat pada sasaran apabila diserang, dan tidak mengenal gerak praktis ataupun susunan jurus.
Di merpati Putih diajarkan gerakan-gerakan dasar, gerak praktis, dan gerak gabunganuga diajarkan pengolahan napas yang sangat diperlukan untuk pengolahan tenaga fisik maupun tenaga dalam.
Dari beberapa tahun ikut latihan (walaupun baru dua kali naik tingkat), ada beberapa hal yang saya dapatkan yaitu: menghapal dan menguasai gerak jurus apapun kalau gerakan-gerakan dasar tidak benar-benar dikuasai akan sangat membahayakan kita dalam pertarungan sebenarnya. Gerakan dasar yang sudah mendarah daging akan keluar dan membentuk susunan jurus dengan sendirinya secara refleks dan sempurna.
Berikut beberapa gerakan dasar yang saya selalu latih sampai sekarang:
Siap
Berdiri Sempurna
Duduk Sempurna
Kuda-kuda tengah
Kuda-kuda kiri/kanan depan
hadap kiri/kanan
Maju depan
Mundur belakang
Maju samping
Mundur samping
balik hadap
Condong kanan
Condong kiri
Pukulan datar
Pukulan silang
Sodokan datar
Sodokan silang
Tendangan depan
Tendangan samping
Tendangan belakang / tendangan kuda
Tangkisan atas
Tangkisan bawah
Tebasan
Tebangan
Tepakan dua bawah
Tepakan dua atas
Ayunan
Potongan
Sabetan
Tangkisan siku atas
Keprukan
Simpir
Srimpet
Pengolahan 14 bentuk (sekarang tidak pernah dilatih, lupa)
Pembinaan 4 bentuk:
Garuda
Dorong Tarik
Dorong tarik Kombinasi
Listrik
8:56 PM | 0 Comments
Orientasi Pascasarjana & Prapasca
Tuesday, September 01, 2009
5:09 AM
Orientasi pada awal kegiatan perkuliahan masih merupakan a good way dalam memperkenalkan tata cara kehidupan di kampus dan memberikan petunjuk awal bagi para mahasiswa agar dapat menyelesaikan studinya tepat waktu. Orientasi ini masih dianggap penting karena, biasanya untuk mahasiswa jurusan magister dan doktoral, hal-hal tersebut seringkali terabaikan.
Mereka yang biasanya berdiri di depan sebagai orang 'yang lebih tahu' sebagai guru, ataupun sebagai dosen, sekarang harus memutarbalikkan peranan tersebut menjadi seorang siswa yang belum tahu dan ingin tahu. Untuk beberapa orang, hal ini merupakan hal yang sangat sulit. Orientasi adalah saat yang tepat to rise students' awareness.
8:51 PM | 0 Comments
Beginner level
Monday, August 31, 2009
12:06 PM
Sebuah ungkapan mengatakan bahwa "all the beginning is always difficult". Apa benar demikian?
Pengalaman mengajarkan saya bahwa,memang, memulai untuk mengerjakan sesuatu itu adalah hal yang amat-sangat-benar-benar susah. Jika anda memang benar-benar ingin mengerjakan sesuatu, apapun itu, mulailah setelah pikiran itu muncul di benak anda. Namun jika sudah 'terdetak' ingin dikerjakan namun tidak dikerjakan, kemungkinan besar pekerjaan tersebut tidak akan pernah selesai: dimulai saja belum.
Nah, apa saja yang harus dilakukan agar" itu" tidak terjadi?
Berikut ini ada beberapa kiat yang dapat (segera) anda praktikkan:
Pertama, jangan pernah berpikir untuk mengerjakan sesuatu. Jika anda tidak pernah ingin mengerjakan sesuatu, apa yang harus anda mulai: tidak ada. Jadi berhentilah berpikir untuk memulai mengerjakan sesuatu. Tetap diam di tempat anda dan usahakan untuk tidak berpikir. Anda pasti bisa melakukannya. Yakinkan pada diri anda bahwa hal tersebut bisa dilakukan.
Kedua, berpikirlah untuk tidak mengerjakan sesuatu. Tidak berpikir adalah sesuatu yang mustahil jadi berpikirlah. Pikirkan bahwa anda tidak ingin mengerjakan apapun sehingga anda tidak harus memulai mengerjakan sesuatu. Memang sedikit membingungkan pada awalnya namun cobalah untuk tetap diam dan tidak mengerjakan sesuatu, apapun itu.
Ketiga, lakukan sekarang. Mulailah ketika pikiran untuk mengerjakan sesuatu itu ada di benak anda. Misalnya, anda ingin makan, makanlah atau anda ingin tidur, tidurlah. Jangan ditunggu dan ditunda-tunda. Lakukan pada saat itu juga. Kalau anda ingin meneruskan membaca tulisan ini, teruskan.
Anda ingin mempraktikkan kiat-kiat yang ada? Pilih satu dan lakukan, sekarang. Iya, sekarang. Apalagi yang anda tunggu. Kalau anda terus membaca tulisan ini, saya yakin percuma saja saya menulis tulisan ini karena anda pasti berpikir "all beginning is always difficult"
Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul.
8:51 PM | 0 Comments
Laziness
Monday, August 31, 2009
1:26 PM
Hari ini, entah kenapa, saya terpikir untuk membuat tulisan dengan topik yang cukup 'terkenal' ini. Apakah mungkin karena ini adalah salah satu kodrat? Ataukah karena ini adalah sifat manusia? Banyak kemungkinan yang bisa disampaikan. Mungkin ya mungkin tidak, atau mungkin sedang ngawur.
Secara iseng saya buka softare kamus 2.04 (gratis) dan Concise Oxford Dictionary-Tenth Edition (berbayar), memasukkan kata kunci 'malas' dan 'lazy', dan hasilnya adalah:
Kamus Oxford menjelaskan bahwa 'malas' adalah kata sifat yang digunakan untuk mensifati keengganan untuk bekerja atau menggunakan energi (unwilling to work or use energy). Jadi , ketika anda tidak ingin melakukan sesuatu maka anda sudah masuk kategori malas, sebagai contoh: anda tidak mau makan; sama dengan malas makan; tidak mau minum; sama dengan malas minum; tidak mau malas; sama dengan malas malas(Yok opo se!).
Dan ketika seseorang tidak mau melakukan sesuatu, dengan alasan 'menghemat energi', maka sudah masuk kategori malas tersebut.
Kalau begitu apakah hemat energi = malas? Well, well. Think it yourself.
Ada beberapa frase dalam bahasa indonesia yang menggunakan kata malas. Jika frase tersebut diterjemahkan ke bahasa inggris menjadi:
Bermalas-malas(an) = laze (spend time in a relaxed, lazy manner)
Santai bisa jadi malas juga kali, ya?
Dengan malas = indolently (wanting to avoid activity)
Menghindari pekerjaan dan aktivitas bisa dikatakan malas juga, loh.
Dengan rasa malas = reluctantly (unwilling and hesitant(slow to act))
Rasa enggan dan tidak ingin atau berlambat-lambat dalam melakukan sesuatu juga termasuk malas.
Kursi malas = easy chair
Entah kenapa disebut easy, mungkin karena tidak perlu difficult. Sehingga menghemat energi untuk duduk (menghemat energi=malas?).
Malas kerja = work-shy
Orang yang malu-malu biasanya melakukan sesuatu kalau tidak dilihat orang. Jadi, selagi ada orang dia tidak melakukan apa-apa.
Kalau tidak dilihat, mungkin dikerjakan mungkin juga tidak.
Ha…ha…ha…
Orang bermalas-malas = loafer
Yah, orang yang malas itu seperti roti (loaf). Anda bisa bayangkan bentuk roti? Nah, sekarang tambahkan susu, mentega, selai. Apa rasanya? Enak? Pesan untuk saya satu.
Weh, ngawur nih orang. You're right. Orang malas biasanya sering ngawur.
Penyakit malas = spring fever
Sudah demam, hari panas lagi. Mau ngapain? Mending istirahat dirumah. Ya, ta? Enak, ta? Ayo, lagi.
Sangat malas = bone idle
Pernah lihat tulang tengkorak di laboratorium biologi? Anda tahu kapan tengkorak itu bergerak? Ya, jika sedang diadakan praktik biologi.
Di kurikulum sekolah menengah atas, tengkorak manusia baru dipelajari di kelas XI.
Bayangkan. Can you imagine that?
Well, then it is the time to end up this 'ngawur ' thing (that's if you think so).
Hope it will be a good lesson for us.
8:49 PM | 0 Comments
Kamus 2.04
Monday, August 31, 2009
12:45 PM
First, I'd like to express my gratitude toward Mas Ebta Setiawan yang mau repot membuat software kamus dua bahasa (sekarang sudah versi 2.04). Sejak software ini diinstal dan digunakan secara gratis, Kamus Hasan Shadily dkk harus rela untuk tidak diajak kemana-mana lagi, alias 'nongkrong 'di atas meja kerja. 'Kerelaan' ini juga berarti 'keringanan'. Bayangkan, dua kilo beban bisa dikurangi hanya dengan menginstal software gratis Kamus 2.04.
Ada hal yang menarik ketika software ini secara premier digunakan. Yang pertama adalah munculnya 'sedikit' rasa enggan untuk membuka buku kamus. Alasannya adalah, ketika membuka buku kamus kita harus telaten mencari makna kata yang dicari. 'Keribetan' akan bertambah jika yang harus dicari adalah terjemahan ke inggris dan terjemahan ke indonesia sekaligus; perlu lebih dari satu kamus yang harus dibuka. Lain halnya dengan kamus 2.04, cukup mengetikkan kata yang ingin diterjemahkan, 'ta da', kata yang dicari secara otomatis akan tampil di layar.
Kedua, kamus 2.04 memberikan pilihan frase yang bisa digunakan. Frase yang ditawarkan adalah padanan kata lain yang bisa digunakan dalam membuat kalimat.
Dan yang terakhir, sekarang bukan buku lagi yang ditenteng melainkan laptop. Digial era, bung.
Anda punya komputer? It's worth to try. Believe me.
8:45 PM | 0 Comments

